“…Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta bendamu, perniagaan yang kau takuti kerugiannya, dan rumah mewah yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah dan RasulNya, dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (Q.s. At –Taubah : 24)
Ya Allah…
Aku telah jatuh cinta kepada seorang wanita yang Kau pilih untuk mendampingiku.
Jadikanlah ia wanita yang melabuhkan cintanya kepada-Mu agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu, dan jagalah cintaku padanya agar tak melebihi cintaku pada-Mu…
Ya Allah…
Aku telah jatuh cinta kepadanya….
Jadikanlah hatinya selalu tertaut pada-Mu, sehingga aku menyintai seseorang yang tawakal pada-Mu, dengan begitu aku tidak terjatuh dalam jurang cinta semu. Jagalah hatiku darinya agar aku tidak berpaling dari-Mu…
Ya Rabbal ‘izzah…
Jika aku merindukannya, jagalah rinduku padanya agar aku tidak lalai akan kerinduan kepada surga-Mu. Jangan biarkan aku melampaui batas dalam rindu, sehingga melupakan rindu hakiki bertemu dengan-Mu. Ya Rabb, aku telah menikmati cintanya, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan bermunajat kepada-Mu. Ya Rabb, aku jatuh hati padanya., jangan biarkan aku terbuai asmara sehingga melupakanku untuk selalu menyeru manusia ke jalan-Mu.
Ya Tuhanku…
Aku tidak meminta seseorang istri yang sempurna dari sisi-Mu, tidak ya Rabb…
karena Engkau pun pasti Maha Mengetahui sesungguhnya keadaanku, aku bukan orang yang sempurna. Engkau tahu aku sering menerjang larangan-Mu, sering mengabaikan perintah-Mu,
dan akupun tahu, tiada seorangpun yang sempurna di dunia ini dari kesalahan atau kekurangan.
Maka, aku meminta pada-Mu seorang istri yang tak sempurna, sehingga ia merasa sempurna ketika diriku hadir dalam kehidupannya karena-Mu…
Istri yang kusayangi karena kelembutan hatinya
Istri yang kucintai karena keindahan akhlaknya
Istri yang kukasihi karena kehalusan budinya
Istri yang kukagumi karena kesantunan sikapnya
Istri yang kupuja karena kerendahan hatinya
Istri yang ku rindukan karena kesederhanaannya
Istri yang mau menerimaku setulus hatinya…
Istri yang tak akan pernah ku menduakan cintanya hingga akhir hayatku tiba…
Istri yang ku hibur hatinya bila ia bersedih
Istri yang ku seka air matanya ketika ia menangis
Istri yang ku jadikan pundakku tempatnya bersandar saat ia lelah
Istri yang ku dengar seksama segala kesahnya
Istri yang ku pertaruhkan nyawaku demi menjaga kehormatannya
Istri yang ketulusan dan kesetiaan hati ini selalu untuknya…
Istri yang slalu kujanjikan membersamainya hingga malaikat maut menjemputku tiba…
Ya Rabby…
Tuhan yang memegang rahasia segala sesuatu,
jadikanlah aku ridha terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan, jadikan barakah apa-apa yang Engkau takdirkan, sehingga aku tidak ingin menyegerakan apa-apa yang masih Engkau tunda, atau menunda apa-apa yang Engkau segerakan.
Wahai Tuhan yang memegang hikmah segala sesuatu…
andai Engkau berkehendak lain,
sesungguhnya sebenar-benarnya kehidupan adalah kehidupan akhirat,
maka jadikanlah kehendak-Mu bukan kehendakku…
sesungguhnya aku tidak mengetahui, sedangkan Engkau Maha Mengetahui,
takdirkanlah kebaikan bagiku di manapun adanya, dan jadikanlah hatiku meridhainya…
Amin…












![MAKNA DINDING (WALL) DI FB
Yup. . Ia bermakna DINDING. Lalu kenapa dengan dinding? Saya lanjutkan. Siapakah yang membuat FB? Mark Zuckerberg seorang berbangsa YAHUDI. Apa kaitannya WALL & YAHUDI? Kaitan keduanya sangat erat.
DINDING RATAPAN.
Didinding itu mereka menangisi dosa-dosa mereka,meluahkan harapan, ratapan dan segalanya. Itulah tujuan mereka membuat FB.
Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak mengadu masalah di FB daripada mengadu kepada ALLAH SWT, lebih mengutamakan update status daripada shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT.
Hati-hatilah sahabat, bisa-bisa kita nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi melarang dalam sabdanya:'' Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongannya."
Oleh karena itu, jangan jadikan WALL FB sebagai tempat luahan perasaan seperti mereka. Tapi jadikanlah ia sebagai tempat membagi ilmu dan nasehat kebaikan kepada umat Nabi Muhammad SAW. Walaupun hanya kepada 1 orang.
Jadikan Wall FB sebagai media untuk menyebarkan dakwah. Jika anda belum percaya silahkan buka Google dan Search:'' Wailing Wall Of Israel''.
Mari kita renungkan.
'' Sungguh kalian akan mengikuti langkah2 orang2 sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Bahkan seandainya mereka masuk lubang biawakpun niscaya kalian ikut masuk pula kedalamnya. Para sahabat bertanya: 'Siapakan mereka itu Ya Rasulullah?'. Beliau menjawab:'' Ahli Kitab (Nasrani & Yahudi). ! Siapa lagi kalau bukan mereka? " [HR. Imam Bukhari]
Jadi postkanlah kata2 hikmah/nasehat/ ayat Al-Quran, Hadits, Ulama terdahulu tentang agama Islam.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
"Barang siapa mengajak kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala sebanyak pahala yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Sebaliknya, barang siapa mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapat dosa sebanyak yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun."
(Shahih Muslim 2674-16)
Gunakan peluang Yahudi/Nasrani yang akan merusak umat Islam dengan membangunkan agama Islam melalui platform mereka.
Ini ilmu baru. Yuk kita amalkan dan dishare keteman yang lain.
Mari kita jalani kehidupan ini dengan ilmu dan iman.
sekarang pilihan Sobat Muslim ada dua
1. Membiarkan status peringatan sekaligus pelajaran ini hanya dibaca disni
2. Membagikan status ini kesemua teman facebookmu yang insyallah akan menjadi pahala bagi Anda.
___________________________
CIRI-CIRI PEREMPUAN YANG SUDAH TIDAK PERAWAN
baca di sini --> @[537761136262690:274:Love's Motivation]
SEMOGA BERMANFAAT](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/t1/s403x403/1620358_351465285004085_107529281_n.jpg)
